Showing 17–32 of 175 resultsSorted by latest
SAMYUNG NF-560 GPS MAPPING+ SOUNDER : 5.6 : GPS ANT+TRANSDUCER (B-45)
Rp16.200.000SAMYUNG NF-560 memiliki fungsi GPS untuk membantu menentukan dan memantau posisi kapal berdasarkan sinyal satelit. Informasi posisi tersebut dapat digunakan sebagai bagian dari sistem navigasi kapal sehingga operator dapat mengetahui posisi kapal selama melakukan pelayaran atau aktivitas operasional di perairan. GPS dapat membantu meningkatkan kemudahan pemantauan posisi, namun tetap merupakan alat bantu navigasi dan tidak menggantikan pengamatan visual, radar, peta navigasi resmi, maupun prosedur keselamatan yang berlaku.
“SAMYUNG NF-430 GPS MAPPING+ SOUNDER : 4.3″” : GPS ANT+ TRANSDUCER (P7)”
Rp10.980.000SAMYUNG NF-430 dilengkapi fungsi GPS untuk membantu menentukan dan memantau posisi kapal. Informasi posisi GPS dapat digunakan sebagai bagian dari sistem navigasi, sehingga operator dapat mengetahui posisi kapal selama perjalanan dan menggunakan data tersebut untuk mendukung aktivitas navigasi. GPS merupakan alat bantu navigasi. Pengoperasian kapal tetap harus mengikuti prosedur navigasi, pengamatan visual, dan perangkat keselamatan yang berlaku.
“SAMYUNG N-430 GPS: MARINE MAPPING 4.3″” TFT+ANT (NMEA-0183) : 10-36VDC”
Rp9.990.000SAMYUNG N-430 GPS adalah perangkat marine mapping dan GPS navigator yang dirancang untuk membantu kebutuhan navigasi kapal. Perangkat ini dilengkapi layar 4,3 inci TFT untuk menampilkan informasi posisi dan peta navigasi secara lebih jelas dalam format yang ringkas. SAMYUNG N-430 mendukung komunikasi data NMEA-0183, sehingga dapat diintegrasikan dengan perangkat elektronik navigasi maritim lain yang kompatibel. Dengan rentang catu daya 10–36VDC, perangkat ini fleksibel untuk digunakan pada berbagai sistem kelistrikan kapal.
SAMYUNG AIS-50N adalah perangkat navigasi dan komunikasi maritim yang menggabungkan fungsi AIS Class B, chartplotter, VHF, dan GPS dalam satu unit. Perangkat ini dirancang untuk membantu pengguna memantau posisi kapal sendiri maupun kapal lain di sekitar, sekaligus mendukung komunikasi radio VHF. Dengan layar 5,6 inci, SAMYUNG AIS-50N memberikan tampilan informasi navigasi yang praktis dalam satu perangkat, sehingga cocok digunakan pada kapal yang membutuhkan integrasi antara navigasi, identifikasi kapal, dan komunikasi.
SAMYUNG SAD-30DC Gyro Converter adalah perangkat konverter yang dirancang untuk digunakan bersama SAMYUNG SI-30 Universal AIS. Perangkat ini berfungsi sebagai bagian dari sistem integrasi data navigasi, khususnya untuk menyediakan atau mengonversi informasi heading dari sistem gyro kapal agar dapat digunakan oleh perangkat AIS yang kompatibel. Integrasi data heading yang tepat sangat penting dalam sistem navigasi dan AIS karena membantu memberikan informasi arah kapal secara lebih akurat.
SAMYUNG STR-6000A VHF DSC 25W Marine adalah perangkat radio komunikasi VHF maritim yang dirancang untuk mendukung kebutuhan komunikasi suara dan keselamatan kapal. Dengan daya pancar hingga 25 Watt serta dukungan DSC (Digital Selective Calling), perangkat ini cocok digunakan sebagai bagian dari sistem komunikasi dan keselamatan maritim. Teknologi DSC memungkinkan pengiriman panggilan digital secara selektif kepada kapal atau stasiun tertentu, termasuk untuk kebutuhan komunikasi dan panggilan darurat sesuai konfigurasi sistem. Radio VHF menjadi salah satu perangkat penting dalam komunikasi kapal, terutama untuk berkomunikasi dengan kapal lain, stasiun pantai, maupun otoritas maritim.
“SAMYUNG SRG-3150DN MF/HF 150W GMDSS + ANT TUNER (SAT-100) + MIC (SM-1150)”
Rp49.500.000SAMYUNG SRG-3150DN MF/HF 150W GMDSS merupakan perangkat radio komunikasi maritim MF/HF yang dirancang untuk mendukung kebutuhan komunikasi jarak jauh dan sistem GMDSS (Global Maritime Distress and Safety System) pada kapal.
Dengan daya pancar hingga 150 Watt, perangkat ini dapat digunakan untuk mendukung komunikasi maritim pada berbagai kondisi operasional. Paket ini dilengkapi antenna tuner SAMYUNG SAT-100 serta microphone SM-1150, sehingga memberikan solusi yang lebih lengkap untuk kebutuhan instalasi komunikasi radio MF/HF di kapal.SAMYUNG SMR-3700 Marine Radar adalah sistem radar maritim yang dirancang untuk membantu operator kapal dalam memantau kondisi dan objek di sekitar kapal. Dengan jangkauan hingga 36 nautical miles (NM) dan daya transmisi 4 kW, radar ini cocok digunakan sebagai bagian dari sistem navigasi dan keselamatan kapal. Menggunakan layar 10,4 inci, SAMYUNG SMR-3700 memberikan tampilan informasi radar yang lebih mudah dipantau oleh operator. Paket produk ini dilengkapi dengan antenna dan kabel 15 meter, sehingga dapat menjadi solusi praktis untuk kebutuhan instalasi radar pada kapal.
SAMYUNG SEP-500 EPIRB adalah perangkat Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB) yang dirancang sebagai alat bantu komunikasi dan pelacakan lokasi dalam situasi darurat di laut. Perangkat ini bekerja pada frekuensi 406 MHz untuk mengirimkan sinyal distress ke sistem satelit pencarian dan pertolongan, serta menggunakan 121,5 MHz sebagai frekuensi homing untuk membantu tim penyelamat menemukan lokasi beacon. Varian dengan GPS memberikan informasi posisi untuk membantu mempercepat proses pencarian dan penyelamatan.
DAVID CLARK H10-13.4 adalah headset penerbangan profesional dengan sistem passive noise attenuation yang dirancang untuk memberikan komunikasi suara yang jelas sekaligus membantu mengurangi paparan kebisingan di lingkungan cockpit. H10-13.4 merupakan salah satu model headset penerbangan populer dari David Clark, dengan konstruksi yang mengutamakan kenyamanan, keandalan, dan komunikasi yang jelas. Headset ini menggunakan M-7A amplified electret noise-cancelling microphone, universal flex boom, Comfort Gel ear seals, serta head pad berbahan foam yang lembut.
MFJ-226 Antenna Analyzer adalah alat ukur antena portabel yang dirancang untuk membantu teknisi, operator radio amatir, dan installer melakukan pengujian serta analisis sistem antena secara praktis. Dengan rentang frekuensi 1–230 MHz, MFJ-226 dapat digunakan untuk berbagai aplikasi RF pada rentang HF hingga VHF. Perangkat ini dilengkapi graphical display yang membantu pengguna melihat karakteristik pengukuran secara lebih mudah, terutama ketika melakukan pencarian titik resonansi dan evaluasi SWR antena.















